makala tentang konsep dasar MSDM

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, bimbingan dan hidayah-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Adapun judul dari makalah ini adalah “Konsep Dasar MSDM”
Makalah ini merupakan hasil kerja yang maksimal sesuai dengan tenaga dan kemampuan yang saya miliki, namun saya menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih  terutama kepada Dosen pembimbing Mohammad adnan serta  teman- teman selokal yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita. Amin.


Sangkapura, 19 Februari 2018


           Pemakalah


BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Manajemen adalah ilmu dan seni m proses mengatur pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber- sumber daya lainnya secara efektif dan efesien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen terdiri dari enam unsur yaitu: men, money, methode, materials, machines, dan market.
Unsur men (manusia) berkembang menjadi suatu bidang ilmu manajemen yang disebut manajemen sumber daya manusia atau disingkat MSDM yang merupakan terjemahan dari man power management. MSDM adalah suatu bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam organisasi perusahaan.
Manusia berperan aktif dan dominan dalam kegiatan setiap organisasi, karena manusia menjadi perencana pelaku dan penentu terwujudnya tujuan organisasi. Mengatur karyawan adalah sulit dan kompleks, karena mereka memiliki pikiran, perasaan, status, keinginan, dan latar belakang yang heterogen yang dibawa kedalam organisasi. Karyawan tidak dapat diatur dan dikuasai sepenuhnya seperti mengatur mesin, modal atau gedung.   

2.      Rumusan Masalah

a.       Ruang lingkup MSDM
b.      Defenisi dan kepentingan MSDM
c.       Komponen dan peranan MSDM
d.      Fungsi-fungsi HRM
e.       Pendidikan dan MSDM
3.      Tujuan Pembahasan

a.       Untuk mengetahui ruang lingkup MSDM
b.      Uefenisi dan kepentingan MSDM
c.       Komponen dan peranan MSDM
d.      Fungsi-fungsi HRM
e.       Pendidikan dan MSDM





















BAB II
DASAR KONSEP MSDM

Ruang Lingkup MSDM

Tugas MSDM berkisar pada upaya mengelola unsur manusia dengan segala potensi yang dimilikinya seefektif mungkin sehingga dapat diperoleh sumber daya manusia yang puas (atisfied) dan memuaskan (satisfactory) bagi organisasi . MSDM merupakan bagian darimnajemen umumnya yang menfokuskan diri pada unsur sumber daya manusia . Perhatian ini mencakup fungsi manajerial,  fungsi operasional, dan peran serta kedudukan sumber daya manusia dalam pencapaian tujuan- tujuan organisasi secara terpadu.

Lingkup MSDM meliputi semua aktifitas yang berhubungan dengan sumber daya manusia dalam organisasi seperti yang dikatakan Russel & Bernadin bahwa “… all decisions which affect the workforce concern the organization’s human resource management function. Aktivitas-aaktivitas yang berkaitan dengan MSDM ini secara umum mencakup:

1.      Rancangan Organisasi
         Perencanaan sumber daya manusia
         Analisis pekerjaan
         Rancangan pekerjaan
         Tim kerja (sistem sosioteknik)
         Sistem informasi

2.      Staffing
         Rekrut/interview/mempekerjakan
         Affiirmative action
         Promosi/pemindahan/separasi
         Pelayanan-pelayanan outplacement
         Pengangkatan /orientasi
         Metode-metode selksi pekerja
  
3.      Sistem Reward,tunjangan-tunjangan, dan pematuhan/ compliace.
         Pelayanan-pelayanan kesehatan
         Prosedur-prosedur pengaduan
         Administrasi kompensasi
         Administrasi pengupahan /penggajian
         Administrasi tujangan asuransi
         Rencana-rencana pembagian keuntungan/pensiun
         Hubungan –hubungan kerja

4.      Manejemen Performansi
         Penilaian manejemen/MBO
         Program peningkatan/ Produktivitas
         peniaian performansi yskang difokuskan pada klien

5.      Pengembangan pekerja dan organisasi
         Pengembangan pengawasan/manajemen
         Perencanaan/pengembangan karier
         Program-program pembinaan
         Pelatihan keterampilan
         Program-program persiapan pensiun
         Penelitian-penelitian terhadaip sikap

6.      Komunikasi dan hubungan masyarakat
         Sistem-sisten informasi
         Komunikasi
         Sistem penyaranan
         Penelitian sumber daya msanusia






















2.      Defenisi dan kepentingan MSDM
Pengertian MSDM menurut para ahli:

a.       Drs. Malayu S.P. Hasibuan
MSDM adalh ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efesien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

b.      Edwin B. Flippo
Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemberhetian karyawan, dengan maksud terwujudya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

c.       Michel J. Jucius
Manajemen personalia adalah lapangan manajemen yang bertalian dengan perencanaan, pengorganisasian, dan pemanfaatan tenaga kerja sedemikian rupa sehingga:

1)      Tujuan untuk apa perkumpulan didirikan dan dicapai secara efesien dan efektif.
2)      Tujuan semua peawai dilayani sampai yingkat yang optimal.
3)      Tujuan masyarakat diperhatikan dan dilayani dengan baik.

Secara sederhana pengertian MSDM adalah mengelola sumber daya manusia. MSDM masalah-masalah yang  berkaitan dengan pembinaan , penggunaan dan perlindungan sumber daya manusia. MSDM sebenarnya merupakan suatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial, yang perlu dikembangkan sedemikian rupa seingga mampu memberikan konstibusi yang maksiml bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya.
Dari konsep dan pengertian yang diungkapkan oleh para pakar tersebut maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.

Manajemen sumber daya manusia didefenisikan sebagai suatu strategi dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen yaitu planning, organizing, leading, & controling, dalam setiap aktivitas/ fungsi operasional SDM mulai dari proses penarikan, seleksi, pelatihan dan pengembangan, penempatan yang meliputi promosi, demosi, dan transfer, penilaian kerja, pemberian kompensasi, hubungan industrial, hingga pemutusan hubungan kerja, yang ditujukan bagi peningkatan kontribusi produktif dari SDM organisasi terhadap pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif dan efesien.  
            Pentingnya MSDM
Pentingnya MSDM dapat disoroti dari berbagai perspektif. Moses K. Kiggundu, misalnya, menyoroti relevansi dan pentingnya MSDM ini dari empat perspektif yaitu:
a.       Perspektif Politik
Dalam perspektif ini relevansi dan pentingnya MSDM bertitik tolak dari keyakinan bahwa sumber daya manusia merupakan aset terpenting yang dimiliki oleh suatu organisasi.
b.      Perspektif Ekonomi
Dari perspektif ekonomi ini orang beranggapan bahwa pemahaman MSDM tidak lain karena untuk kepentingan ekonomi semata-mata. MSDM dianggap lebih erat kaitannya dengan ekonomi. Anggapan yang demikian dijustifikasikan oleh kenyataan bahwa manusia sering dipandan sebagai salah satu faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa oleh satuan-satuan ekonomi.
c.       Perspektif Teknologi
Relevansi dan pentingnya MSDM tidak terlepas dari berbagai perkembangan dan kemajuan yang dicapai dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dampak dari berbagai kemajuan tersebut dapat bersifat positif dan negatif.

d.      Perspektif Sosial
Dua alasan utama yang mendasari perspektif ini pertama karena harkat dan martabat manusia. Kedua sulit diperoleh suatu sistem MSDM yang bebas nilai. 

3.      Komponen dan Peran MSDM
Tenaga kerja manusia pada dasarnya dibedakan atas pengusaha, karyawan, dam pemimpin.
1)      Pengusaha
Pengusaha adalah setiap orang yang menginvestasikan modalnya untuk memperoleh pendapatan dan besarnya pendapatan itu tidak menentu tergantung padalaba yang dicapai peruahaan tersebut.
2)      Karyawan
Karyawan adalah penjual jasa (pikiran dan tenaganya) dan mendapat kompensasi yang besarnya telah ditetapkan.
3)      Pemimpin atau Manajer
Pemipin adalah seseorang yang mkempergunakan wewenang dan kepemimpinannya untuk mengarahkan orag lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai suatu tujuan.

Peranan MSDM
Manajemen adalah fungsi yang berhubungan dengan mewujudkan hasil tertentu melalui kegiatan orang-orang. Hal ini berarti bahwa sumber daya manusia berperan penting dan dominan dalam manajemen.
      MSDM mengatur dan menetapkan program kepefawaian yang mencakup masalah-masalah sebagaiberikutnya:
a.       Menetapkan jumlah, kualitas, dan penempetan tenaga kerja yang efektif sesuai denagan kebutuhan perusahaan berdasarkan job descrition, job specification, job requirement, dan job evaluationn.
b.      Menetapkan penarikan, seleksi, dan penempatan karyawan berdasarkan asas the right man in the  right place and the right man in the right job.
c.       Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi, dan pemberhentian.
d.      Meramalkan penawaran dan permintaan sumber daya manusia pada masa yang akan datang.
e.       Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumnya dan perkembangan perusahaan pada khususnya.
f.       Memonitor dengan cermat undang-undang perburuhan dan kebijaksanaan pemberian balas jasa perusahaan-perusahaan sejenis.
g.      Memonitor kemajuan teknik dan perkembangan serikat buruh,
h.      Melaksanakan pendidikan, latihan dan penilaian, prestasi karyawan.
i.        Mengatur mutasi kayawan baik vertikal maupun horizontal.
j.        Mengatur pensiun, pemberhentian, dan pesangonnya.

4.      Fungsi MSDM
1.      Perencanaan
Perencanaan adalah merencanakan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan.
2.      Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi, dan koordinasi dalam organisasi.
3.      Pengarahan
Pengarahan adalah kegiatan mengarahkan semua karyawan, agar mau bekerja efektif serta efesien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
4.      Pengendalian
Pengendalian adalah kegiatan mengendalikan semua karyawan,agarmenaati peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja sesuai dengan rencana.
5.      Pengadaan
Pengadaan adalah proses penarikan,seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
6.      Pengembangan
Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
7.      Kompensasi
Kompensasi adalah pemberin balas  jasa lansung dan tidak lansung, uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
8.      Pengintegrasian
Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentigan perusahaan dan kebutuhan karyawan, agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.
9.      Pemeliharaan
Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan, agar mereka, tetap mau bekerja sama sampai pensiun.
10.  Kedisiplinan
Kedisiplinan adalah keinginan dan kesadaran untuk menaati peraturan-peraturan perusahaan dan norma- norma sosial.
11.  Pemberhentian
Pemberhentian adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu perusahaan.

5.      Pendidikan dan MSDM
Peningkatan kualitas dapat diwujudkan melalui pelaksanaan pendidikan.
Layanan sekolah dapat dikatakan bermutu atau berkualitas jika dibuat secara sederhana tetapi penting dan memenuhi standart. Artinya, produk tersebut harus tepat sesuai dengan tujuan. Pada dasarnya mutu pendidikan dapat dipandang sebagai suatu keadaan, kondisi, penampilan, atau kinerja yang ditunjukkan oleh setiap komponen satuan pendidikan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Satuan pendidikan dimaksud adalah mencakup pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi
.           Manajemen sumber daya manusia (Human Resource Management) dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan adalah sangat penting artinya. Hal ini mengingat bahwa dalam suatu organisasi atau lembaga pendidikan, dapat maju dan berkembang dengan dukungan dari sumber daya manusia. Oleh karena itu setiap lembaga pendidikan atau organisasi yang ingin berkembang, maka harus memperhatikan sumber daya manusia dan mengelolanya dengan baik, agar tercipta pendidikan yang berkualitas.
Keberhasilan pendidikan di sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan kepala sekolah dalam mengelola tenaga kependidikan yang tersedia di sekolah. Dalam hal ini, peningkatan produktivitas dan prestasi kerja dapat dilakukan dengan meningkatkan perilaku tenaga kependidikan atau sumber daya manusia di sekolah melalui aplikasi berbagai konsep dan teknik manajemen personalia.
Pentingnya  manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas pendidikan, didasari oleh:
1. Sumber daya manusia atau tenaga kerja merupakan factor sentral dalam pendidikan, mengingat perannya yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
2. Merujuk pendapat dari E. Mulayasa yang mengemukakan bahwa selain merupakan modal yang paling vital, sumber daya manusia (SDM) juga merupakan pelanggan internal yang menentukan kualitas akhir suatu produk dan organisasi.
3. Mengingat pentingnya berbagai sector pembangunan, maka sumber daya manusia perlu ditata atau manaj sedemikian rupa agar diperoleh hasil yang optimal.
4. Dengan pemanfaatan sumber daya manusia oleh manajer dalam suatu organisasi secara efektif dan efisien, akan mengoptimalkan pencapaian tujuan organisasi dan pemanfaatan sumber daya manusia dimulai dari melakukan perencanaan yang tepat, pengorganisasian yang mantap, penyusunan staf yang tepat dan profesional, pengarahan dan pengawasan yang terkendali dengan baik akan menjamin berfungsinya proses manajerial.
5. Guru merupakan sumber daya insani yang sangat penting peranannya dalam mendidik dan mengajar karena berhasilnya kegiatan belajar mengajar bergantung pada kemampuan guru dalam menyusun atau merancang belajar mengajar.
6. Manajemen sumber daya manusia termasuk salah satu bagian dari manajemen sekolah secara keseluruhan, dan manajemen sumber daya manusia menduduki tempat yang sangat penting. Dikatakan demikian karena guru adalah factor sentral dalam pendidikan.
7. Sumber daya manusia merupakan factor penting bagi keberhasilan suatu sekolah, untuk itu sumber daya manusia perlu dikelola dengan sebaik-baiknya melalui manajemen sumber daya manusia. Karena melalui usaha-usaha dan kreativitas sumber daya manusia, organisasi dapat menghasilkan suatu produk dan jasa yang berkualitas













BAB III
PENUTUP

1.      Kesimpulan
Manajemen sumber daya manusia memiliki arti penting bagi keberhasilan organisasi, dimana pengelolaan sumber daya manusia memiliki arti penting bagi kepentingan organisasi, dimana pengelolaan sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung  jawab departemen sumber daya manusia saja tetapi juga seluruh manejer, ahli/ sumber daya manusia dan karyawan dalam bentuk kemitraan.
 Manajemen MSDM didefenisikan sebagai suatu strategi dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen yaitu planning, organizing, leading, dan controling, dalam setiap aktifitas/ fungsi operasional SDM mulai dari proses penarikan, seleksi, pelatihan, dan pengembangan, penempatan yang meliputi promosi, demosi, & transfer, penilaian kinerja, pemberian kompensasi, hubungan industrial, hingga pemutusan hubungan kerja, yang ditujukan bagi peningkatan konstibusi produktif dari SDM organisasi terhadap pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif dan afesien.

2.      Saran
Sumber daya manusia menentukan berhasil atau tidaknya suatu perusahaan,  jadi perusahaan itu harus memperhatikan karyawan atau dalam perisahaan perlu ada manajeman sumber daya manusia.




Daftar Pustaka

Sofyandi. Herman,Manajemen Sumber Daya Manusia, Yogjakarta,Graha Ilmu, 2008.
Cardoso Gomes.Faustino,Manajemen Sumber Daya Manusia,Yogyakarta,Andi,2003.
S.P.Hasibuan.Malayu, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta, Bumu  Aksara, 2008.

0 Response to "makala tentang konsep dasar MSDM"

Post a Comment